Understanding the so called “UK’s Secrecy Relating to Benny Wenda”

Rakhmat and Askar’s “UK’s Secrecy Relating to Benny Wenda,” February 22, suggests that to maintain the good relations between Indonesia and UK, the British government needs to do something about the political activities of Benny Wenda, which the writers seen as a stumbling block. The reasons are “crisis of confidence of Indonesian government due to the protection of Benny Wenda as political asylum by the British government, the sensitivity of Papua issue, and the crisis of public confidence.”

(more…)

Has Indonesia been weighed, measured and found wanting?

Puguh Sadadi

Published in Jakarta Post

The article by Rizal Sukma titled “Is Indonesia tilting toward China?” in this newspaper last Dec. 11 largely defends Indonesia’s strategy of diplomatic “hedging”. “Hedging” here basically refers to protecting Indonesia’s interests against losses on its “diplomatic investments” by balancing interests or making adjustments in consideration of Indonesia’s strategic relations with China.

Rizal is right to assert that we should not underestimate Indonesia’s commitment to preserving its own strategic autonomy. However, the implementation of Indonesia’s foreign policy does not reflect this argument.
(more…)

Insight: Is Indonesia tilting toward China?

Rizal Sukma

Published in Jakarta Post

Of late, there have been suggestions that Indonesia under President Joko “Jokowi” Widodo is tilting toward China. Some have even suggested that the growing relationship between Indonesia and China constitutes a drastic departure from Indonesia’s long-standing position of maintaining equal relationships with all major powers.

This new reading of Indonesia-China relations is generally based on three factors. First and foremost, President Jokowi’s efforts to attract Chinese investments to Indonesia, often cited as evidence that Indonesia is indeed gravitating toward China. (more…)

Cold dark matter: Don’t wait for Papua to explode

Puguh Sadadi

Published in Jakarta Post

Dec. 1, which many supporters of the West Papuan freedom movement regard as West Papua’s national day, marks the date in 1961 when the New Guinea Council — the West Papuan parliament under Dutch colonial rule — raised the Morning Star flag for the first time.

The debate whether it was a plot by the Dutch colonial rulers to stir up conflict between the Indonesian government and the West Papuan indigenous people, or a genuine promise to grant independence to West Papua, no longer benefits anyone living in Papua. (more…)

New Brand of Diplomacy to ‘Sell’ Indonesia Abroad

Lambang_Kemlu

Berita pada Jakarta Globe tentang brand baru dari Diplomasi Indonesia menarik untuk kita simak bersama. Kata kuncinya adalah eksplorasi peluang pasar internasional untuk bisnis Indonesia dan mengamankan seluruh kepentingan bisnis Indonesia yang beroperasi di luar negeri. Judul berita pada Jakarta Globe “menjual” Indonesia memiliki arti penting bagi para pelaksana diplomasi Indonesia baik dari kalangan diplomat, politisi, bisnis, akademisi, maupun masyarakat Indonesia di luar negeri. Kepentingan nasional yang mendasari fokus diplomasi Indonesia tersebut juga cukup jelas yakni pembangunan ekonomi nasional. Singkat kata, diplomasi ekonomi menjadi salah satu pilar utama politik luar negeri Indonesia.  (more…)

Keahlian apa yang diperlukan dalam berdiplomasi?

diplomacy

Diplomacy (source: PerAdaMagazine)

Dinamika hubungan internasional yang cepat berubah dari waktu ke waktu menyebabkan siapapun yang berkecimpung dalam dunia diplomasi memerlukan keahlian-keahlian khusus yang biasanya diperoleh dari pelatihan, sekolah formal, dan pengalaman praktek. Sepintas kita cenderung menganggap bahwa diplomasi hanya terkait dengan masalah negosiasi atau lobby untuk kepentingan nasional suatu negara, atau bahkan digeneralisir ke dalam promosi suatu negara di dunia internasional. Dalam prakteknya begitu banyak aspek dalam berdiplomasi harus dikuasai untuk dapat berdiplomasi memperjuangkan kepentingan nasional dalam hubungan internasional baik bilateral maupun multilateral.

Berikut ini beberapa keahlian (skill) yang harus dimiliki oleh anda bila ingin dapat melakukan praktek diplomasi dengan baik:

(more…)

Reaktivasi Blog Diplomasi

Blog Diplomasi merah-putihSetelah sekitar 8 tahun Blog Diplomasi vakum, pada tahun 2016 ini Blog Diplomasi akan memulai kembali aktivitasnya ikut serta mewarnai diskursus tentang diplomasi. Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi para pembaca, peminat masalah diplomasi, mahasiswa/i yang tertarik dengan diplomasi, serta masyarakat secara umum.

 

 

 

Kilas Balik Diplomasi 2007 dan Proyeksi 2008

Dalam setiap peralihan tahun, Departemen Luar Negeri RI selalu melakukan konferensi pers guna menyampaikan kepada publik tentang apa-apa yang telah dilakukan selama tahun 2007 yang disertai evaluasi. Hal itu juga dilengkapi Proyeksi tahun 2008 yang merupakan bentuk perkiraan dan antisipasi terhadap dinamika perubahan dunia. (more…)

Diplomasi Publik dan Internet

Sebuah kebijakan negara seringkali ditanggapi secara negatif oleh masyarakat hanya karena kesimpangsiuran atau ketidaklengkapan informasi yang beredar. Kecepatan penyebaran penggalan informasi di era digital ini hanya dalam hitungan detik atau menit, demikian pula dengan proses terbangunya sebuah opini publik yang bisa tercipta dalam hitungan detik dan menit. Dinamika komunikasi para pengguna internet serta mereka yang rajin mengikuti berita media baik cetak maupun online merupakan faktor utama dalam pembentukan opini publik. Tentu saja peranan pendapat para ahli/pakar juga akan menjadi katalis bagi arah opini yang akan terbentuk. 
(more…)